BLEKENPING

Blog kecil-kecilan.


Mengenang

Dalam ingatan saya, ibunya Wanda adalah wanita yang sangat sangat baik.
Sosok yang tegar dan kuat.
Seorang panutan yang saat berada di bawah tidak pernah menyerah dan sama sekali tidak tinggi hati saat sedang di atas.
Suatu saat bila Ditakdirkan menikah lalu mempunyai anak, saya ingin seperti beliau.

Menjadi istri dan ibu seperti itu, menyayangi seperti itu, dalam suka dan duka.

Saya ingat beliau suka bercerita diiringi tawa kecil sambil sedikit menutup mulut dan adalah pendengar yang baik.
Tawa yang akan sangat saya rindu dan saya yakin semua yang mengenal beliau juga merindukan hal yang sama.
Saya bersyukur kami kenal dan cukup dekat.
Meski kenyataannya saya baru sadar kami belum sempat foto bersama.
Hanya beberapa chat yang rajin saya baca ulang akhir-akhir ini

Semoga tante bahagia Disana ya.
Semoga tante tidak pernah menyesal Wanda bersahabat dengan Dinda.
Semoga doa tante masih sama dan Allah kabulkan.

TK Al Irsyad, pasar ketapang, jalan lingkar yang saya lewati dan es krim dung dung akan mengingatkan saya pada tante. Sayang tante 🙂


10 Dzulhijjah 1440H
Mengenang 7 hari wafat ibu Siti Wiwik.



Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai